Welcome to Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur You are here > Home
Fri 24 Oct 2014


Kepala BNP2TKI Sambut Baik Hasil Uji MK Terhadap Pasal UU 39/2004

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indoneaia (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan uji materi UU tentang Perlindungan TKI.Hari ini, Kamis (16/10/2014), MK telah mengabulkan gugatan terhadap pasal 59 UU No. 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di luar negeri. Pasal tersebut menyatakan bahwa TKI yang bekerja di perseorangan diharuska kembali ke Tanah Air saat hendak memperpanjang kontraknya."Itu baik, artinya ada kebebasan bagi TKI apa mau pulang dulu atau lanjut," kata Gatot kepada Bisnis.com, Kamis (16/10/2014).

Namun, Gatot mengingatkan agar seluruh pihak terkait tetap memberikan jaminan keamanan dan pelayanan terhadap seluruh TKI tersebut. "Harus tetap difasilitasi dengan perlindungan seperti perlunya perpanjangan kontrak dan asuransinya dipenuhi, lapor KBRI/KJRI serta perpanjangan KTKLN . Agar masih terpantau Perwakilan RI," paparnya.


Menurut ketentuan itu, setelah perjanjian kerja berakhir, TKI yang bekerja kepada pengguna perseorangan diwajibkan pulang terlebih dulu ke Indonesia untuk memperpanjang perjanjian kerja. Tapi, bagi TKI yang bekerja selain pada pengguna perseorangan, mereka tidak terkena kewajiban untuk pulang terlebih dulu ke Indonesia untuk memperpanjang masa kerja."Kontraproduktif jika ketentuan yang mengharuskan pulang terlebih dulu ke Indonesia ternyata justru menyulitkan TKI yang bersangkutan untuk kembali bekerja pada majikan yang sama," kata hakim konstitusi lainnya, Arief Hidayat, saat membacakan putusan. Tak hanya itu, TKI yang bersangkutan juga kerap kesulitan mendapatkan pekerjaan yang sama."Padahal, jika tidak pulang terlebih dulu ke Indonesia, TKI bersangkutan dapat bekerja pada majikan dan/atau kualitas pekerjaan yang sama," kata Arief. Mahkamah menilai pasal itu tidak memberikan perlindungan kepada TKI, melainkan hanya mengikat jasa penyalur buruh migran.(kompas.com 17/10)

 

 
 

ILO beri penghargaan Peduli Lowongan Kaum Difabel Bagi Walikota Mojokerto

Mojokerto, 15 oktober 2014. International Labour Organization (ILO), organisasi pekerja internasional  Rabu (15/10/2014) melalui Project Manager ILO untuk Program Difabel, memberikan penghargaan kepada Walikota Mojokerto atas kepeduliannya memberi akses lowongan bagi kaum difabel. Penghargaan ILO  ini baru pertama kali di Indonesia diberikan kepada unsur pemerintah terutama pimpinan daerah. Demikian hal tersebut  disampaikan oleh Mrs. Michiko mewakili Direktur  ILO Jakarta. Selama ini, penghargaan ILO terutama atas kepedulian member peluang kerja terhadap kaum difabel diberikan kepada perusahaan, sesuai amanat UU No.4 tahun 1997, dimana setiap 100 orang pekerja diperusahaan wajib mempekerjakan 1 orang pekerja difabel. Acara pemberian penghargaan dikemas dalam acara pembukaan Bursa Kerja Gratis (Job Fair) yang diselenggarakan Disnakertrans Kota Mojokerto di GOR Seni Mojokerto. ILO menganggap,  kota mojokerto  memiliki keunggulan dan kepedulian dan implementasi nyata   dibanding  daerah lainnya, dalam memberi hak dan kesempatan yang sama terhadap pencari kerja khususnya kaum difabel.

Walikota Mojokerto Drs. H. Masud Yunus dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih terhadap penghargaan dari ILO. Selanjutnya, disampaikan bahwa kota mojokerto telah memberi instruksi agar seluruh SKPD agar  member hak dan kesempatan yang sama terutama bagi kaum difabel. Selain itu, melalui program pendidikan inklusi dan pemberdayaan serta pelatihan kaum difabel di kota mojokerto telah diarahkan agar memiliki peluang mengisi kesempatan kerja di sector formal. Visi Kota Mojokerto sebagai kota jasa, katanya kemudian masih perlu sosialisasi dan upaya pembinaan terutama kepada sector swasta. Program pelayanan dan perlindungan social seperti layanan kesehatan, pendidikan dan angkutan kota gratis di malam hari serta trotoal yang ramah difabel dan lansia merupakan implementasi program-program pemerintah dalam mendukung pencapaian visi tersebut. Khusus kepedulian bagi kaum difabel, ke depan akan ditingkatkan dukungan dana pendidikan, pelatihan, pertemuan dan pameran produk usaha informal agar mereka juga memiliki kesempatan yang sama dalam berkarya dan berkarir di masyarakat. Di tingkat provinsi Jawa Timur, dukungan terhadap kesempatan yang sama bagi kaum difabel telah dilakukan melalui Perda No.3 tahun 2013.

Selengkapnya...
 
 

Jadikan HUT ke 69 Prov.Jatim Sebagai Pintu Gerbang Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.

Surabaya, 12 Oktober 2014.  Demikian tema sambutan Gubernur Jatim-Soekarwo dalam peringatan HUT Provinnsi Jawa Timur ke 69. Selain menjadi pintu gerbang MEA 2015, melalui HUT kali ini,  diharapkan menuju Jawa Timur lebih berdaya saing, mandiri dan sejahtera. Pada hakekatnya peringatan hari jadi Provinsi Jawa Timur sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, atas perjalan sejarah yang penuh dinamika dan atas kemajuan yang sudah dicapai sampai saat  ini. Soekarwo selanjutnya menyampaikan bahwa perjalan sejarah Jawa Timur yang dengan semangat gotong royong, toleran, santun, agamis adalah akhlak yang menjadi modal dasar eksistensi dan kekhasan masyarakat Jawa Timur yang diperjuangkan untuk mensejahterakan masyarakat sejak R.M.T Soerjo hingga sekarang. Ke depan kita dihadapkan 2 hal pokok, yaitu : pertama tantangan internal yaitu upaya untuk mempercepat  pertumbuhan ekonomi yang inklusif, yang secara korelatif mampu menurunkan jumlah penduduk miskin, menngurangi pengangguran, meningkatkan indeks pembangunan manusia serta mengurangi disparitas antar wilayah. Kedua, tantangan eksternal dalam menghadapi berbagai kesepakatan-kesepakatan ekonomi regional, khususnya untuk ASEAN dengan pembentukan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan dilaksanakan pada tahunn 2015, disamping kerjasama-kerjasama lainny dengan berbagai negara baik dalam skema kemitraan  bilateral (bilateral Partnership) antar pemerintah maupun antar pebisnis.

Beberapa upaya yang sedang kita demikian Soekarwo menyampaikan, sebagai bentuk keseriusan untuk memasuki MEA 2015, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan formal, non formal (skill) dan akses kesehatan; meningkatkan produktvitas tenaga kerja; meningkatkan kualitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM); serta mengembangkan jejaring kerjasama kemitraan dalam efisiensi skala ekonomi/ regionalisasi dengan provinsi lain. Terkait kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menuntut memiliki daya saing yang kuat dalam menghadapi MEA  2015, Soekarwo menyampaikan perlunya prioritas pada sektor pendidikan yang mampu mencetak tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan pasar kerja. Rasio pendidikan Kejuruan (SMK) dalam jangka waktu 2014-2019 diharapkan mencapai 70:30. Pengembangan SMK mini yang penyiapan skillnya dilakukan melalui Balai Latihan Kerja plus diharapkan mampu menciptakan tenaga kerja yang siap berdaya saing dan memiliki sertifikasi standart memasuki pasar MEA 2015. Peran UMKM Jawa Timur dalam perdagangan bebas ASEAN juga sangat penting. Sektor ini sangat penting karena terdapat 11.117.439  tenaga kerja yang tersebar dalam 6.825.931 unit UMKM. Mereka harus dilindungi dan dipersiapkan secara matang, agar tidak kalah dalamm persaingan di pasar bebas melalui kebijakan skim kredit murah, kemudahan akses permodalan melalui Bank UMKM dan Bank Tani.

Terakhir, dalam sambutannya Gubernur Jawa Timur adalah, pengembangan budaya lokal yang akan membentuk kearifan lokal, agar tetap terus dipelihara dan menjadi karakeristik yang akan tetap dinamis di tengah kemajuan peradaban bangsa ini.(bdr/10/2014)

 
 

Ketenagakerjaan

article thumbnailKepala BNP2TKI Sambut Baik Hasil Uji MK Terhadap Pasal UU 39/2004
21 Oktober 2014

JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indoneaia (BNP2TKI) Gatot Abdullah Mansyur menyambut baik putusan Mahkamah Ko [ ... ]


Artikel Lain

Ketransmigrasian

article thumbnailPenyelenggaraan Transmigrasi Harus Diimbangi Peningkatan Kualitas
13 Desember 2012

Setiap penyelenggaraan transmigrasi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas, baik SDM maupun pembangunan daerah transmigrasinya. Sebab, pengemba [ ... ]


Artikel Lain

Kependudukan

article thumbnailE-KTP Tetap Bisa Urus SIM dan STNK
07 September 2012

SURYA Online, SURABAYA-Para pemilik E-KTP dan kendaraan bermotor bisa bernafas lega. Sebab untuk urusan pembuatan atau perpanjangan SIM, serta Surat [ ... ]


Artikel Lain

Tips Karir & Pekerjaan

article thumbnailMemenuhi Syarat,
21 Jan 2014

Tak Diterima, Kenapa?
Anda merasa sudah memenuhi kriteria yang disyaratkan dalam iklan lowongan pekerjaan, atau berhasil meyakinkan pewawancara dengan  [ ... ]


Artikel Lain

Menu Lain

Quick Link

 

Data Pengunjung

Kami punya 31 tamu online
DINAS TENAGA KERJA, TRANSMIGRASI DAN KEPENDUDUKAN
PROVINSI JAWA TIMUR
Jl. Dukuh Menanggal 124-126 - Surabaya
Telp./Fax. : 031-8284078, 8280254
E-Mail : disnakerprovjatim@yahoo.com
- Sebaiknya Menggunakan Browser Mozilla Firefox Dengan Resolusi 1280 x 1024 -